SELAMAT DATANG DI MEDIA INFORMASINYA TELKOM PONTIANAK PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA,Tbk

Sabtu, 21 Februari 2009

TELKOM Luncurkan Paket Tagihan Tetap Telepon Rumah


Kamis (12/2). Bertempat di VIP Lounge, Grha Citra Caraka Jakarta telah dilaksanakan launching Paket Tagihan Tetap Telepon Rumah. Hadir pada acara ini Direktur Utama, Rinaldi Firmansyah dan Direktur Konsumer, I Nyoman G Wiryanata. Pada kesempatan itu Rinaldi Firmansyah berharap melalui paket ini, masyarakat dapat kembali menggunakan telepon rumah untuk berkomunikasi.
Lebih lanjut Rinaldi Firmansyah mengatakan bahwa Paket Tagihan Tetap Telepon Rumah ini merupakan wujud perusahaan dalam memberikan kepuasan bagi pelanggan. “Kalau selama ini tagihan telepon rumah bervariasi, kini pelanggan bisa menikmati tagihan tetap, dengan memakai telepon runmah sepuasnya”, kata beliau.
Selain itu, Rinaldi berharap melalui pricing baru ini dapat memberikan manfaat bagi pelanggan dalam melakukan percakapan telepon rumah, sehingga lebih sering dan lebih lama, dengan biaya yang lebih efisien. Menurut beliau, ini merupakan salah satu alternaif baru bagi para pelanggan guna berkomunikasi menggunakan telepon rumah.
Pada kesempatan yang sama, VP Public & Marketing Communication, Eddy Kurnia mengatakan bahwa Paket Tagihan Tetap ini merupakan bagian dari program revitalisasi telepon rumah. Beliau berharap melalui paket ini biaya percakapan bulanan dapat lebih hemat, bebas abodemen dan lebih pasti. “Pelanggan kini dapat memaksimalkan penggunaan telepon rumahnya untuk berbagai keperluan”, ujar beliau. ***dip

Kampanye lewat sms tetap memperhatikan hak-hak pelanggan

Telkom menyambut baik terbitnya Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 11/PER/M. Kominfo/2/2009 tentang Pemilihan Umum Melalui Jasa Telekomunikasi. Permen tersebut akan menjadi pedoman Telkom dalam melayani peserta Pemilu yang akan memanfaatkan Jasa Telekomunikasi Telkom untuk kegiatan kampanye.

Pada prinsipnya layanan Telkom dapat dimanfaatkan sebagai media untuk kegiatan kampanye, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Melalui layanan Telkom Flexi, Telkom membuka diri kepada setiap parpol, caleg dan capers/cawapres untuk berkampanye melalui SMS, tetapi di sisi lain Telkom juga menjaga hak-hak pelanggan, khususnya yang berkenaan dengan privacy. Mengacu pada UU No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, maka Telkom dalam menyediakan layanan SMS sebagai media kampanye akan menjaga kerahasiaan data konsumen pengguna, sehingga SMS hanya diterima oleh para simpatisan yang terdaftar saja.

Dalam penyelenggaraan layanan SMS sebagai media kampanye Telkom lebih mem-prioritaskan layanan SMS yang memerlukan proses registrasi apabila berkeinginan mendapatkan informasi (kampanye), dan unregister apabila ingin berhenti berlangganan.

Selain berbentuk berbentuk SMS, tersedia juga layanan pesan multimedia (MMS), layanan pesan premium, nada dering (ring tone), nada dering balik (ring back tone) dan nilai tambah telepon/multimedia.

Pola kerjasama penyediaan layanan SMS sebagai media kampanye sebaiknya dilakukan oleh operator/penyelenggara jasa telekomunikasi dengan Content Provider (CP) secara Business to Business (B2B), dengan catatan hal itu tidak merugikan pelanggan.

Telkom Masih Senang Jualan Voice dan SMS

Jakarta - Saat hampir semua operator berpaling ke layanan broadband, Telkom masih senang jualan voice dan SMS. Walau demikian Telkom menargetkan pertumbuhan pelanggan baru Speedy 1,72 juta pelanggan pada 2009 ini.

Dikatakan Eddy Kurnia, Vice President Public and Marketing Communication PT Telkom, usai peluncuran FlexiConference di di Ruang Aula, lantai VIII, Gedung Telkom Divre III Jabar, Jalan Japati, Jumat (20/2/2009) sore. Telkom berani mematok pertumbuhan pelanggan yang tinggi pada tahun ini.

"Memang saat ini broadband yang menjadi penyumbang revenue terbesar bagi kami. Dan potensi pelanggan masih sangat besar," katanya.

Saat ini, tambah Eddy, belanja rata-rata pelanggan Flexi hanya Rp 40 ribu per bulan. Jumlah ini sangat jauh jika dibandingkan dengan Speedy yang rata-ratabelanja pelanggan mencapai Rp 270 ribu per bulan. Total pelanggan Speedy pada akhir tahun lalu mencapai 1,1 juta.

Di tempat yang sama, Direktur Kostumer PT Telkom I Nyoman G Wiryana mengatakan pada saat ini Telkom melihat layanan broadband menjadi bisnis masa depan operator telekomunikasi.

Dia menjelaskan meskipun demikian, pendapatan utama saat ini masih berasal dari layanan berbasis suara, namun gejala peningkatan pendapatan internet sudah tampak terlihat.

"Faktanya pendapatan terbesar kami masih dari voice, khususnya layanan suara Flexi. Namun kami sepakat nanti akan beralih ke data, sehingga kami antisipasi itu melalui layanan Speedy," katanya.
( afz / fyk ) (detikinetinet)

Telkom Ramaikan Pemilu dengan FlexiConference


Jakarta - Momen pemilu menjadi pasar yang potensial bagi operator telekomunikasi. Telkom sebagai operator plat merah juga tak mau ketinggalan hajat demokrasi terbesar di republik ini. Layanan SMS broadband sampai 1.000 nomor bisa menjadi pilihan bagi caleg atau parpol untuk SMS kampanye.

FlexiConference adalah layanan terbaru dari Telkom Flexi untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi dalam cakupan yang lebih luas. Dengan FlexiConference, pelanggan dapat melakukan percakapan konferensi dan pengiriman SMS secara massal.

"FlexiConference memungkinkan pelanggan untuk melakukan panggilan konferensi hingga 200 nomor dalam satu conference room. Kita sanggup sampai 960 conference room dalam satu waktu," ujar Direktur Konsumer PT Telkom, I Nyoman G Wiryanata saat peresmian FlexiConference di Ruang Aula, Gedung Telkom lantai, Jalan Japati, Jumat (20/2/2009) sore.

Senada dengan Nyoman, menurut Eddy Kurnia, Vice President Public and Marketing Communication PT Telkom, parpol dapat memanfaatkan FlexiConference untuk berkomunikasi dengan kader atau konstituennya dengan tarif yang murah.

"Parpol ataupun caleg dapat mengirimkan SMS ke 1.000 nomor yang telah terdaftar. Ini bisa dimanfaatkan untuk SMS kampanye oleh para parpol," kata Eddy.

Dengan bertambahnya layanan yang ditawarkan, Eddy berharap Flexi semakin
diminati oleh masyarakat. Perbaikan dan penambahan infrastruktur pun terus
dilakukan.

"Kita akan menambah 300 BTS sehingga BTS yang kita miliki menjadi 3.500 BTS. Kita akan terus perluas cakupan Flexi," paparnya.

Hingga akhir tahun 2008, Flexi telah menjangkau 320 kota dan 13,5 juta pelanggan per Januari 2009. ( afz / fyk )

Rabu, 26 November 2008

PROGRAM "CO BRANDING" TELKOM PONTIANAK

Tarif telekomunikasi saat ini sudah sangat terjangkau, hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi masyarakat, namun sayangnya dengan murahnya tarif telekomunikasi saat ini masyarakat masih dihadapkan pada permasalahan dengan masih tingginya harga sebuah perangkat komunikasi seperti Handphone. menjawab hal tersebut PT. Telekomunikasi Indonesia melalui Kantor Daerah Pelayanan Telekomunikasi (KANDATEL) Kalimantan Barat, melakukan program kerja sama kemitraan (CO BRANDING) dalam memasarkan salah satu produk andalan TELKOM yaitu HandPhone FLEXI (FLEXIPhone). Pada tahap awal program tersebut PT. Telkom telah berhasil melakukan perjanjian kerjasama pemasaran FLEXIPhone dengan tiga perusahaan besar berskala nasiona.

Kerjasama yang telah berhasil dijalin yakni antara PT. TELKOM dengan Matahari Putra Prima sebagai pemilik brand Matahari Dept Store, PT. Ramayana Lestari Sentosa,Tbk selaku pemilik jaringan retail Ramayana Dept Store. Selain kedua perusahaan ritail nasional tersebut perjanjian kerjasama pemasaran juga berhasil dilakukan dengan PT. Gramedia Putaka Utama sebagai pemilik Toko buku Gramedia.

Bentuk kerjasama yang terjalin yaitu dimana masyarakat yang melakukan pembelanjaan pada merchant matahari dept store, ramayana dept store dan toko buku gramedia dengan batas minimum yang telah ditentukan, maka konsumen berhak mendapatkan sebuah kupon yang dapat digunakan untuk membeli handphone Flexi dengan harga khusus.

Handphone Flexi yang disediakan dalam program ini merupakan handphone keluaran terbaru dengan merk NEXIAN seri 980. Handphone Flexi tersebut sudah dilengkapi dengan fasilitas 65k Colour LCD, FM Radio dan masih banyak fasilitas lainnya yang akan memanjakan penggunanya.
Harga nirmal untuk memiliki sebuah NEXIAN 980 yaitu sebesar Rp 330.000,- namun jika masyarakat membelinya melalui program kemitraan ini maka harga spesial yaitu Rp. 249.000,-.

Melihat antusiasnya masyarakat yang ingin memiliki FLEXIPhone ini melalui program kemitraan, maka PT. TELKOM KANDATEL Kalimantan Barat kemudian juga melakukan program yang sama di berbagai daerah di Kalimantan Barat. Melalui kantor cabang yang tersebar di seluruh ibukota kabupaten di Kalimantan Barat, PT. TELKOM juga memberikan penawaran menarik dimana masyarakat dapat memiliki FLEXIPhone berbagai merek dan tipe hanya seharga Rp. 175.000,- hanya dengan berbelanja pada mitra yang telah ditunjuk di masing-masing daerah.

Diharapkan kerjasama ini nantinya akan memberikan nilai lebih kepada masayarakat, PT. Telekomunikasi Indonesia berjanji akan terus menambah jumlah mitra untuk bergabung dalam program ini. Sehingga masyarakat akan terbantu dan pemerataan telekomunikasi di Kalimantan Barat akan segera terealisasi. PT. Telekomunikasi Indonesia juga berjanji akan terus melakukan penigkatan kualitas layanan terhadap seluruh produknya kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat menikmati hematnya berkomunikasi dengan harga yang terjangkau baik dari sisi tarif maupun perangkatnya dan juga dengan kualitas yang sangat baik.